Standar dan Akreditasi Pendidikan Membangun Budaya Mutu
Sumber foto: Dok. IBAR/Kemendikdasmen
Acara ini mengawali masa transisi organisasi BSANP yang semula BAN-PDM.
BSANP, JAKARTA - Badan Standar dan Akreditasi Nasional Pendidikan (BSANP) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I 2026 pada Senin-Rabu (10-12/8/2026). Acara ini mengawali masa transisi organisasi BSANP yang semula merupakan Badan Akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM). Adapun peserta dalam rakornas ini adalah utusan BAN-PDM Provinsi se-Indonesia.
Ketua BSANP, Waras Kamdi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa hakikat pendidikan adalah untuk mengembangkan individu murid.
“Pendidikan itu pada hakikatnya proses memanusiakan manusia ini yang sudah sering kita letakkan sebagai gagasan utama yang untuk mengembangkan seluruh potensi individu. Ya, agar mampu hidup bermakna, bermartabat dan berkontribusi ke dalam kehidupan bersama,” ujarnya.
Waras juga menekankan bagaimana standar pendidikan harus adaptif, bukan standar yang membelenggu satuan pendidikan untuk berkembang.
“Standarisasi pendidikan itu membelenggu, membatasi inovasi, membatasi ruang gerak... Karena itu, maka standar cara pandang kita tidak boleh membatasi, melainkan harus menjadi semacam framework... kerangka hidup yang adaptif terhadap perubahan zaman, berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan relevan dengan dinamika kehidupan,” tegasnya.
Begitu pun akreditasi, menurut dia, bukan sekadar penilaian label mutu, melainkan proses pembelajaran bagi sistem pendidikan itu untuk melihat dirinya secara jujur, memahami kekuatan, kelemahan, menemukan arah perbaikan yang kontekstual dan berkelanjutan.
“Akreditasi yang bermakna adalah akreditasi yang menggerakkan bukan menakutkan, yang memberdayakan, dan jangan sampai sekedar selesai pada menghakimi, memberi satu status dan memberikan tanda sertifikat itu,” kata dia.
Semua itu merupakan wujud akuntabilitas BSANP dalam mengawal mutu pendidikan nasional. “Saya kira untuk membangun kepercayaan publik yang paling penting adalah mempertaruhkan pada keakuratan data, kejujuran, kredibilitas kita sebagai para asesor dengan menjalankan assessment yang cermat,” ungkapnya.
Informasi Artikel
- Kategori
- Berita
- Tanggal Terbit
- 10 Agu 2026
- Penerbit
- Badan Standar dan Akreditasi Nasional Pendidikan
Bagikan